ELASTISITAS PERMINTAAN, PENAWARAN


Elastisitas Permintaan, Penawaran

Nama : Oksi Wijaya Kusuma Efendi
Nim    : 222010200195
Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M.
Prodi    : Manajemen
Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 

A. Definisi

Elastisitas Permintaan didefinisikan sebagai ukuran respon kuantitas permintaan suatu komoditas tertentu terhadap perubahan harga. Hal ini diukur dengan membagi persentase perubahan kuantitas permintaan dengan persentase perubahan harga yang menyebabkannya. Elastisitas ini dapat bervariasi dari nol hingga tak terhingga dan selalu memiliki nilai positif.(Aroy Maulana et al., 2021).

Elastisitas Penawaran adalah Perubahan harga pada berbagai barang dapat mempengaruhi jumlah penawaran yang berbeda-beda, dan ukuran kuantitatif dari perubahan jumlah barang yang ditawarkan. Elastisitas penawaran merupakan ukuran kepekaan jumlah yang ditawarkan terhadap perubahan harga. Elastisitas ini mengindikasikan seberapa responsifnya penawaran terhadap perubahan harga.

B. Jenis-Jenis Elastisitas Permintaan dan Penawaran

1. Jenis Elastisitas Pertmintaan ada 5 ,berikut jenisnya:

a. Elastis: E>1 ,artinya bahwa jumlah permintaan barang yang diminta sangat terpengaruh oleh perubahan harga. 

b. Inelastis: E<1,artinya bahwa jumlah yang diminta tidak mudah terpengaruh oleh perubahan harga.

c. Elastis Uniter: E=1,artinnya bahwa jumlah yang diminta berubah secara proposional.

d. Elastis Sempurna: E=∞,artinya bahwa perubahan jumlah yang diminta sama sekali tidak disebabkan oleh adanya perubahan tingkat harga.

e. Elastis tidak Sempurna: E=0, artinya bahwa perubahan tingkat harga sama sekali tidak terpengaruh terhadap jumlah yang diminta.

2. Jenis Elastisitas Penawaran ada 5, berikut jenisnya:

a. Elastis :E>1, artinya suatu keadaan dimana tingkat perubahan dari pada jumlah yang ditawarkan adalah lebih besar dari pada perubahan tingkat harga

b. Inelastis:E<1, artinya suatu keadaan dimana tingkat perubahan dari pada jumlah yang ditawarkan adalah lebih kecil dari pada perubahan tingkat harga.

c. Elastis Satu:E=1, artinya suatu keadaan dimana tingkat perubahan dari pada jumlah yang ditawarkan adalah sama dengan tingkat perubahan harga.

d. Elastis Sempurna:E=∞, artinya Suatu keadaan dimana beberapa jumlah yang ditawarkan akan ditawarkan pada suatu tingkat harga tertentu.

e. Inelastis Sempurna:E=0, artinya penawaran dianggap tidak elastis jika jumlah barang atau jasa yang ditawarkan tetap sama terlepas dari harga. Hal ini menunjukkan elastisitas penawaran sebesar 0 dan kurvanya adalah garis lurus sejajar dengan sumbu Y.

C. Menghitung Koefisien Elastisitas Permintaan dan Penawaran

1. Koefisien Elastisitas Permintaan

Definisi elastisitas permintaan, yaitu ukuran perubahan permintaan terhadap perubahan harga barang, dihitung sebagai persentase perubahan kuantitas permintaan dibagi dengan persentase perubahan harga. Rumus untuk perhitungan koefisien elastisitas permintaan, sebagai berikut:

 
 Dimana: △Q = Q1 – Q 
                △P = P1 - P 
Keterangan: Ed : Elastisitas Permintaan 
                    △Q : Perubahan jumlah permintaan 
                    △P : Perubahan harga barang
                       P : Harga mula-mula 
                       Q : Jumlah permintaan mula-mula
Contoh:
Harga daging sapi dari suatu pasar turun dari Rp 50.000 menjadi Rp 49.000 ,sementara kuantitas daging sapi yang diminta melonjak dari 5.000 kg menjadi 6.000 kg. Koefisien elastisitasnya dapat dihitung sebagai berikut. 
Jawab: Diket: 
P1 = 50.000       Q1= 5.000         
P2 = 49.000       Q2= 6.000         
Cara I :                                               
              
  Cara II: 

2. Koefisien Elastisitas Penawaran

Koefisien elastisitas adalah angka yang menunjukkan sensitivitas penawaran suatu barang terhadap perubahan harga, dihitung dengan membandingkan perubahan jumlah barang yang ditawarkan oleh produsen dengan perubahan harga barang menggunakan rumus tertentu.

Ed = Elastisitas Penawaran
△Q = Perubahan kuantitas penawaran
△P = Perubahan Harga
Q = Kuantitas awal
P = Harga awal

Contoh:

Pada saat harga Rp. 10.000 jumlah sayuran yang ditawarkan adalah sebanyak 100 buah. Tetapi, pada saat harganya turun menjadi Rp. 5000 jumlah sayuran yang ditawarkan adalah sebanyak 50 buah. Berapakah tingkat elastisitas penawarannya?

Jawab: 

△Q = 100 - 50 = 50 Buah

△P = 10.000- 5.000 = 5.000

P = 10. 000

Q = 100

Jadi, elastisitas penawaran sayuran tersebut adalah 1 (Elastis satu atau Unity Elastis)

References:

Agustin, Eka A. (2020).  Analisis Elastisitas Permintaan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Savira, Serly Nabila. (2020). Elastisitas Penawaran. (http://eprints.umsida.ac.id/6814/1/SerlyNabila_191020700008_Elastisitas%20penawaran.pdf)
 Aroy Maulana, Fahriansah, Nanda Safarida. (2021). Analisis Tingkat Elastisitas Permintaan dan Penawaran Ayam Potong Di Pasar Kota Langsa. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(2), 173-198.
Zafira,A., Kustiawati, D., Fajria Putri Noor, j., & Farhan Sopyan, M. (2020). Library Research: Elastisitas Penawaran Terhadap Beberapa Bahan Pangan. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 2(1), 115-120                          
(https://publish.ojs-indonesia.com/index.php/SIBATIK/article/view/506/435)

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL (BAB 2)

(BAB 8) ASPEK TEKNIK DAN OPERASI dalam STUDI KELAYAKAN BISNIS

(BAB 4) ASPEK HUKUM DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS