PROSES PEMASARAN DAN PERILAKU KONSUMEN (BAB 11)

 PROSES PEMASARAN DAN PERILAKU KONSUMEN

Nama: Oksi Wijaya Kusuma Efendi

NIM: 222010200195

Dosen Pengampu: Tofan Tri Nugroho, S.E., M.M.

Prodi: Manajemen

Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Prinsip Pemasaran: Panduan Lengkap untuk Membangun Strategi yang Efektif

Pemasaran adalah proses yang berkelanjutan untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan memberikan nilai kepada pelanggan serta mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan. Menurut American Marketing Association, pemasaran mencakup rangkaian aktivitas yang berfokus pada penciptaan penawaran bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat pada umumnya.

1. Konsep Pemasaran dan Lima Kekuatan Lingkungan Eksternal

Pemasaran adalah serangkaian kegiatan untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan menyampaikan nilai kepada pelanggan. American Marketing Association mendefinisikan pemasaran sebagai aktivitas yang menciptakan penawaran bernilai bagi pelanggan, klien, dan masyarakat luas.

Lima Kekuatan Lingkungan Eksternal:

  1. Lingkungan Ekonomi: Pola pengeluaran konsumen dan bisnis yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi. Selama resesi, misalnya, perusahaan cenderung menawarkan diskon dan promosi untuk menarik pelanggan yang lebih berhati-hati dalam pengeluaran mereka. Sebaliknya, dalam masa ekonomi yang baik, perusahaan mungkin fokus pada produk premium.

  2. Lingkungan Sosial-Budaya: Nilai-nilai, kebiasaan, dan adat istiadat masyarakat yang mempengaruhi preferensi dan perilaku konsumen. Contohnya adalah peningkatan permintaan terhadap makanan organik seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan lingkungan.

  3. Lingkungan Teknologi: Kemajuan teknologi yang menghasilkan inovasi produk baru atau memperbarui produk yang ada. Misalnya, perkembangan smartphone dengan kamera canggih yang mempengaruhi cara orang mengambil foto dan video.

  4. Lingkungan Politik-Hukum: Regulasi dan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran. Contohnya adalah pajak karbon yang memengaruhi industri otomotif untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan.

  5. Lingkungan Kompetitif: Kondisi persaingan di pasar di mana bisnis berlomba-lomba menawarkan nilai terbaik kepada konsumen. Kompetisi antara platform streaming seperti Netflix dan Disney+ adalah salah satu contohnya.

2. Tujuan Rencana Pemasaran dan Komponen Utama

Rencana pemasaran bertujuan untuk memberikan arah yang jelas bagi kegiatan pemasaran yang mendukung misi dan visi perusahaan.

Tujuan Rencana Pemasaran: Menentukan arah dan fokus strategi pemasaran yang mendukung misi bisnis. Contoh: Starbucks bertujuan untuk menjadi pemimpin pasar kopi global dengan pengalaman pelanggan yang unik.

Komponen Utama Rencana Pemasaran:

  • Tujuan Pemasaran: Sasaran yang ingin dicapai, seperti peningkatan penjualan, pangsa pasar, atau kesadaran merek.
  • Strategi Pemasaran: Rencana untuk mencapai tujuan pemasaran, termasuk menentukan target pasar dan bauran pemasaran (produk, harga, tempat, dan promosi).
  • Taktik: Langkah-langkah operasional dan aktivitas spesifik yang mendukung implementasi strategi pemasaran, seperti kampanye promosi, acara pemasaran, dan penawaran khusus.

3. Segmentasi Pasar dan Pemasaran Target

Segmentasi Pasar:

Proses membagi pasar menjadi kelompok pelanggan berdasarkan karakteristik tertentu:

  • Geografis: Lokasi pelanggan.
  • Demografis: Usia, pendapatan, atau jenis kelamin.
  • Psikografis: Gaya hidup dan nilai-nilai.
  • Perilaku: Kebiasaan pembelian.

Pemasaran Target: Setelah melakukan segmentasi, perusahaan menentukan segmen pasar yang akan dijadikan fokus strateginya. Contoh: Nike menargetkan atlet profesional dan penggemar olahraga dengan produk-produk khusus yang dirancang untuk meningkatkan kinerja mereka.

4. Tujuan dan Metode Riset Pemasaran

Tujuan Riset PemasaranRiset pemasaran bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang relevan guna memahami pasar, mengidentifikasi peluang, dan mengevaluasi performa pemasaran.

  • Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan.
  • Mengetahui tren pasar dan peluang baru.

Metode Riset Pemasaran:

1. Survei: Mengumpulkan data langsung dari pelanggan melalui kuesioner atau wawancara. Contoh: Menggunakan Google Forms untuk mendapatkan umpan balik tentang produk baru.

2. Observasi: Melakukan pengamatan terhadap perilaku pelanggan di lingkungan nyata, seperti toko atau pusat perbelanjaan.

3. Eksperimen: Menguji berbagai variabel pemasaran untuk melihat dampaknya terhadap pelanggan. Contoh: Mencoba harga baru di pasar tertentu untuk melihat respons pelanggan.

4. Data Sekunder: Menggunakan informasi yang sudah tersedia dari laporan industri, riset sebelumnya, atau database publik.

5. Proses Pembelian Konsumen dan Faktor yang Mempengaruhi

Proses pembelian konsumen melibatkan beberapa tahapan yang dilalui oleh konsumen sebelum membuat keputusan pembelian.

Tahapan Proses Pembelian:

1. Pengenalan Kebutuhan: Menyadari adanya kebutuhan atau masalah yang perlu diatasi.

2. Pencarian Informasi: Mencari informasi tentang produk atau layanan yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

3. Evaluasi Alternatif: Membandingkan berbagai pilihan yang tersedia berdasarkan kriteria tertentu.

4. Keputusan Pembelian: Memilih dan membeli produk atau layanan yang dianggap terbaik.

5. Evaluasi Pasca Pembelian: Mengevaluasi kepuasan atau ketidakpuasan setelah menggunakan produk atau layanan.

Faktor yang Mempengaruhi:

1. Psikologis: Motivasi, persepsi, sikap, dan keyakinan individu.

2. Sosial: Pengaruh dari keluarga, teman, dan kelompok sosial lainnya.

3. Pribadi: Faktor-faktor individual seperti usia, pekerjaan, gaya hidup, dan pendapatan. Contoh: Konsumen membeli iPhone karena kebutuhan komunikasi dan pengaruh sosial dari teman-teman yang juga menggunakan produk Apple.

6. Pasar Organisasi dan Pembelian Bisnis-ke-Bisnis (B2B)

Pasar organisasi meliputi berbagai jenis entitas yang membeli produk atau layanan untuk keperluan operasional, produksi, atau penjualan kembali.

Empat Kategori Pasar Organisasi:

  1. Produsen: Membeli bahan baku atau komponen untuk diolah menjadi produk jadi. Contoh: Pabrik roti membeli tepung untuk membuat roti.

  2. Perantara: Membeli produk jadi untuk dijual kembali kepada konsumen akhir. Contoh: Pedagang grosir membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali dalam jumlah kecil.

  3. Lembaga Pemerintah: Membeli barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan publik. Contoh: Kementerian kesehatan membeli alat kesehatan untuk rumah sakit.

  4. Lembaga Nonprofit: Membeli barang dan jasa untuk mendukung kegiatan sosial. Contoh: Organisasi nirlaba membeli perlengkapan untuk program bantuan kemanusiaan.

Karakteristik Pembelian B2B:

  1. Volume Pembelian: Pembelian dalam jumlah besar dibandingkan dengan pasar konsumen.

  2. Hubungan Jangka Panjang: Hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan antara pembeli dan penjual.

  3. Fokus pada Logistik dan Efisiensi Biaya: Penekanan pada pengelolaan rantai pasokan dan pengurangan biaya operasional.

7. Bauran Pemasaran untuk Usaha Kecil

Bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat elemen utama yang digunakan perusahaan untuk memasarkan produk atau layanan mereka.

Gambar diatas adalah sebuah diagram yang menjelaskan komponen utama dari rencana pemasaran. Diagram ini menyajikan elemen-elemen kunci yang saling berhubungan untuk membentuk sebuah rencana pemasaran yang komprehensif.

  1. Keseluruhan Bisnis Misi: Ini adalah tujuan utama atau misi dari bisnis secara keseluruhan. Misi ini menjadi dasar dari semua kegiatan pemasaran yang akan dilakukan. Misalnya, misi bisnis bisa berupa menyediakan produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.

  2. Pemasaran Tujuan: Tujuan spesifik yang ingin dicapai oleh pemasaran. Tujuan ini harus selaras dengan misi bisnis dan mencakup apa yang ingin dicapai oleh pemasaran, seperti meningkatkan pangsa pasar atau meningkatkan kesadaran merek.

  3. Strategi Pemasaran: Rencana tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan pemasaran. Strategi ini mencakup berbagai kegiatan dan taktik yang akan digunakan untuk mencapai target pasar. Misalnya, perusahaan mungkin menggunakan strategi pemasaran digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

  4. Target Pasar: Segmen pasar yang menjadi fokus dari kegiatan pemasaran. Target pasar adalah kelompok konsumen yang paling mungkin tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Sebagai contoh, produk kecantikan mungkin menargetkan wanita muda berusia 18-35 tahun.

  5. Bauran Pemasaran: Kombinasi dari empat elemen utama pemasaran yang dikenal sebagai 4P:

  • Produk: Barang atau jasa yang ditawarkan kepada target pasar. Contoh: produk inovatif atau layanan berkualitas tinggi.

  • Harga: Penetapan harga yang sesuai untuk produk atau jasa. Harga harus kompetitif dan mencerminkan nilai produk.
  • Tempat (Distribusi): Saluran distribusi yang digunakan untuk menjual produk atau jasa. Ini bisa mencakup toko fisik, e-commerce, atau distributor.
  • Promosi: Kegiatan promosi yang dilakukan untuk menarik perhatian target pasar. Contoh: iklan, media sosial, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat.

Manfaat dari memahami rencana pemasaran ini adalah memberikan panduan yang jelas dan terstruktur bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan pemasaran. Dengan memiliki rencana yang baik, perusahaan dapat memastikan bahwa semua kegiatan pemasaran selaras dengan misi bisnis dan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Tujuan dari rencana pemasaran adalah untuk mengidentifikasi dan mengejar peluang pasar, merancang strategi yang efektif, dan mengoptimalkan bauran pemasaran untuk mencapai hasil yang diinginkan. Ini membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, alokasi sumber daya yang efisien, dan pencapaian keunggulan kompetitif.

Kegunaan dari rencana pemasaran ini adalah untuk membantu perusahaan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pemasaran mereka. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas, serta mencapai kepuasan pelanggan yang lebih tinggi.

Empat Komponen Bauran Pemasaran:

  1. Produk: Barang atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan. Perusahaan harus memastikan bahwa produk mereka memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan.

  2. Harga: Penentuan nilai jual yang kompetitif, namun tetap menguntungkan bagi perusahaan.

  3. Tempat (Distribusi): Pengaturan lokasi penjualan dan distribusi produk. Termasuk di dalamnya saluran distribusi dan strategi e-commerce.

  4. Promosi: Strategi komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan nilai produk kepada pelanggan, seperti iklan, media sosial, dan promosi penjualan.

Contoh Nyata: Sebuah toko kecil mempromosikan produknya melalui Instagram untuk menjangkau pasar lokal dan membangun kesadaran merek. Mereka mungkin menggunakan strategi konten yang menarik untuk menarik perhatian calon pelanggan dan mendorong interaksi di media sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL (BAB 2)

(BAB 8) ASPEK TEKNIK DAN OPERASI dalam STUDI KELAYAKAN BISNIS

(BAB 4) ASPEK HUKUM DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS